53. Evolusi! Delapan Formasi Delapan Piringan Kekuatan Kutub Langit!
Kesadaran Lin Chu berangsur-angsur pulih.
Tiba-tiba ia membuka kedua matanya, dan dalam sekejap langit dan bumi seakan berubah warna!
Lin Chu tertegun mendapati dirinya ternyata berada di tepi sebuah danau yang sangat besar.
Suara angin berembus lirih, permukaan danau beriak, dan pepohonan di hutan berdesau.
Seorang pria bertubuh kekar bagaikan menara besi, dengan dada telanjang, sedang duduk bersila di tengah-tengah danau.
Tiba-tiba, pria berdada telanjang itu membuka matanya, dan permukaan danau langsung bergetar.
Permukaan air seakan dikendalikan oleh sesuatu, mengikuti suatu keteraturan tertentu, membentuk postur sebuah susunan formasi.
Formasi tersebut terbagi menjadi delapan bagian, dan setiap bagian membentuk rangkaian formasinya sendiri, terlihat sangat misterius dan luar biasa.
Kedua tangan pria berdada telanjang itu melambai, menampilkan jurus yang menyerupai Tai Chi, lalu menyedot delapan formasi di danau itu ke dalam tubuhnya.
Seketika ia melayangkan sebuah pukulan dengan garang; ruang di sekitarnya langsung melengkung, deru angin kepalan tangan bergemuruh, dan seluruh permukaan danau pun mendidih.
Bum.......!
Angin pukulan itu membelah air danau, melesat sepanjang jalurnya, dan menggores tanah hingga meninggalkan sebuah parau yang dalam.
Hembusan angin pukulan itu merambat hingga puluhan meter jauhnya, lalu menghantam hingga patah sebuah pohon besar yang kokoh tidak jauh dari sana!
Kuat sekali!
Lin Chu mendecak kagum.
Pukulan barusan sama sekali tidak menggunakan teknik bela diri, melainkan sepenuhnya digerakkan melalui sirkulasi tenaga dalam, melancarkan sebuah pukulan yang sangat biasa.
Kendati demikian, kekuatan dari pukulan ini jauh lebih kuat daripada jurus pamungkas milik Lin Chu, Petir Segala Penjuru.
Inikah yang dinamakan *Teknik Agung Delapan Penjuru Kuali*?!
Hati Lin Chu terasa hangat; jika dirinya mampu melatih *Teknik Agung Delapan Penjuru Kuali* hingga tingkat seperti ini, ditambah dengan jurus pamungkas Petir Segala Penjuru, serta ditambah lagi dengan bakat jiwa perangnya, penambahan kekuatan tempur dalam waktu singkat akan sangat mengerikan!
Saat ini.
Pria berdada telanjang di tengah danau itu menatap Lin Chu, dan samar-samar, Lin Chu seperti melihat sudut bibirnya tersenyum?
"Sudah berapa tahun lamanya?" Suara tawa pria berdada telanjang itu bergema di langit dan bumi ini, "Akhirnya aku bisa menemui seseorang lagi yang meminum cairan obat Kura-Kura Misterius secara utuh."
"Hah?!"
Pria berdada telanjang itu tiba-tiba menyipitkan matanya, dengan nada yang menyiratkan sedikit keterkejutan, "Tidak, cairan obat Kura-Kura Misterius yang kau minum, kualitasnya bahkan belum pernah aku temui sebelumnya?"
"Hahaha! Bagus, bagus, bagus sekali!"
"Jika demikian halnya, kau akan dapat memperoleh seluruh warisan *Teknik Agung Delapan Penjuru Kuali* dariku!"
"Pergilah!"
Pria berdada telanjang itu mengacungkan jarinya, dan seberkas cahaya tajam melesat masuk ke antara kedua alis Lin Chu.
Seketika Lin Chu merasakan sakit yang luar biasa di pelipisnya, kepalanya terasa sangat pusing, dan di tengah pemandangan itu seolah-olah muncul sebuah lubang hitam yang menyedot segala sesuatu di sekitarnya ke dalam.
Penglihatan Lin Chu menjadi gelap gulap, dan ketika ia membuka matanya kembali, ia telah berada kembali di ruang latihan bela diri.
Sementara panel sistem terbentang di hadapan Lin Chu.
[Terdeteksi karena alasan khusus, *Teknik Agung Delapan Penjuru Kuali* telah disempurnakan menjadi *Teknik Agung Delapan Penjuru Delapan Kuali Langit*.]
[Teknik Agung Delapan Penjuru Delapan Kuali Langit (Tingkat Pemula): Dapat ditingkatkan +]
Bisa seperti ini juga?!
Wajah Lin Chu diliputi rona gembira, sama sekali tidak menyangka bahwa *Teknik Agung Delapan Penjuru Kuali* bisa disempurnakan dengan cara seperti ini.
Dilihat dari ucapan pria berdada telanjang tadi, hal itu pastinya berkat bantuan cairan obat Kura-Kura Misterius tingkat super, yang membuatnya berhasil memperoleh *Teknik Agung Delapan Penjuru Delapan Kuali Langit*!
Lin Chu perlahan-lahan menyerap informasi mengenai *Teknik Agung Delapan Penjuru Delapan Kuali Langit*.
Ia baru menyadari bahwa kedua teknik ini tidak bisa dikatakan mirip sama sekali, melainkan benar-benar tidak ada hubungannya!
Selama proses kultivasi *Teknik Agung Delapan Penjuru Kuali*, seseorang menggunakan energi darah sebagai media untuk memasang delapan kuali formasi; setiap ada satu kuali formasi, kekuatan kekuatannya dapat meningkat satu tingkat.
Sedangkan *Teknik Agung Delapan Penjuru Delapan Kuali Langit* sangatlah berbeda; satu kuali meningkatkan satu tingkat kekuatan, delapan kuali membentuk satu formasi, dengan total keseluruhan mencapai delapan puluh enam kuali formasi!
Kekuatan keseluruhannya adalah delapan kali lipat dari *Teknik Agung Delapan Penjuru Kuali*!
Jika *Teknik Agung Delapan Penjuru Kuali* adalah teknik tingkat C, maka *Teknik Agung Delapan Penjuru Delapan Kuali Langit* sudah pasti merupakan teknik tingkat B!
Bahkan berada di jajaran papan atas di antara teknik-teknik tingkat B.
Pada saat ini, setelah mencapai tingkat pemula, Lin Chu sudah bisa mengaktifkan empat kuali formasi, yang setara dengan tingkat pencapaian besar dari *Teknik Agung Delapan Penjuru Kuali*.
Terlalu kuat!
Lin Chu berjalan menuju mesin penguji energi darah, lalu mengaktifkan empat kuali formasi. Energi darah di dalam tubuhnya bergejolak, dan tingkat energi darahnya segera tertera.
[Nama: Lin Chu, Tingkat Energi Darah: 11,9]
Bagus sekali!
Hingga mencapai tingkat energi darah 12, ia hanya tinggal berjarak satu langkah terakhir.
Setelah memasuki tingkat 10, peningkatan tingkat energi darah menjadi sangat lambat secara kasatmata.
Tingkat ini sebagian besar memang membutuhkan pasokan obat-obatan.
Energi darah yang ditingkatkan oleh teknik kultivasi tidaklah begitu banyak, ia lebih banyak berperan sebagai alat untuk mengubah kemanjuran obat.
Semakin tinggi alam teknik kultivasi, semakin tinggi pula efisiensi konversi kemanjuran obat tersebut.
Kebetulan sekali, masuklah ke Arena Pertarungan Matahari untuk mencoba kemampuan.
Yang paling utama adalah, peringkat Lin Chu di Arena Pertarungan Matahari sebentar lagi akan mencapai peringkat Bintang Langit.
Memasuki kapsul penghubung, Lin Chu langsung masuk ke dalam Arena Pertarungan Matahari.
.......
[Selamat datang di Arena Pertarungan Matahari.]
[Nama: Lin Chu]
[Peringkat: 995 Poin Bintang Bumi]
[Tingkat Kemenangan: 90%]
........
Sebelumnya, Lin Chu hampir selalu menang dalam setiap pertarungan di Arena Pertarungan Matahari.
Bahkan menciptakan prestasi gemilang berupa 60 kali kemenangan beruntun.
Dan harga yang harus dibayar adalah ia harus terus-menerus berhadapan dengan lawan yang memiliki tingkat energi darah di atas tingkat 20.
Lawan-lawan tersebut sudah sangat jelas berasal dari peringkat Bintang Langit, yang menghajar Lin Chu habis-habisan.
Hampir bisa dikatakan seperti ini.
Kekuatan Lin Chu berada di tingkat yang tak terkalahkan di dalam peringkat Bintang Bumi ini.
Terlebih lagi, saat ini Lin Chu juga telah mengkultivasikan *Teknik Agung Delapan Penjuru Delapan Kuali Langit*, serta telah membangkitkan bakat jiwa perang, membuat kekuatan tempurnya sangat luar biasa!
"Mulai pencocokan peringkat."
Pikiran Lin Chu berkelebat.
Hampir dalam sekejap, Lin Chu telah berhasil mendapatkan lawan.
Pemandangan di hadapan Lin Chu berkelebat, dan ia langsung tiba di atas ring pertarungan.
Di hadapannya berdiri seorang pria berbadan tegap yang memegang sebuah palu besar, dengan usia yang terlihat sudah agak matang.
"Anak muda, pamanmu ini kalau bertindak tidak kenal ampun, nanti jangan sampai menangis kesakitan ya!" Pria bertubuh tegap itu tertawa gelak.
Lin Chu berkata dengan ekspresi tenang, "Paman, berapa tingkat energi darahmu?"
Pria bertubuh tegap itu berujar dengan suara nyaring, "Tingkat energi darah 23. Di usiamu ini kau bisa dipasangkan bertarung denganku, itu berarti kau juga seorang jenius. Bagaimana kalau kau mengulang dari awal saja? Agar kau tidak sampai terpukul kepercayaan dirimu, hahaha......."
Arena Pertarungan Matahari memang mendukung fitur untuk mengulang pertarungan.
Cara seperti ini dapat membuat pihak yang mengulang menderita lebih sedikit siksaan; banyak orang yang tahu pasti akan kalah, jadi mereka malas untuk melanjutkan pertarungan.
Sebagai harganya, tentu saja poin terbanyak dalam sekali pertandingan akan dikurangi. Dalam satu pertandingan penyisihan, kemenangan atau kekalahan bisa mendapakan atau mengurangi poin sebanyak 1 hingga 14 poin.
Hal itu terutama bergantung pada performa di dalam pertandingan peringkat kali ini.
Lin Chu tersenyum dan berkata, "Kalau begitu, nanti aku tidak akan menahan diri lagi ya. Bagaimanapun juga, paman sudah di usia seperti ini, keadaan mentalmu seharusnya sudah sangat mantap."
Syu.......!
Detik berikutnya, sosok Lin Chu tiba-tiba melesat ganas, bagaikan naga yang meliuk-liuk di atas tanah, dan dalam sekejap mata sudah menerkam hingga di hadapan pria bertubuh tegap itu.
"Kau tidak melihat palu besar milikku? Berani-aninya masih nekat mendekat secara langsung?" Pria bertubuh tegap itu tertawa terbahak-bahak, lalu palu besar di tangannya dihantamkan dengan keras ke bawah.
Palu tersebut memiliki bobot yang berat, dan tergolong dalam jajaran lapis pertama dalam hal kekuatan di antara semua jenis senjata.
Anak ini benar-benar bodoh.
Karena kau menggunakan pedang, seharusnya kau bertarung sambil berpindah-pindah posisi, dengan fokus utama melakukan gangguan.
Aku tadinya mengira kau adalah seorang jenius, tak disangka ternyata kau adalah seorang bodoh?
Seiring dengan palu besar yang semakin mendekati Lin Chu, pria bertubuh tegap itu sudah melihat fajar kemenangan telah tiba.
Namun pada detik berikutnya, pedang dan palu saling berbenturan, dan ekspresi pria bertubuh tegap itu seketika berubah drastis.
.......